BERITA

Forum SKPD Dishubkominfo : Fasilitas TIK Perlu Ditingkatkan


SLAWI - Forum SKPD Dinas Hubkominfo Tahun 2015 yang berlangsung hari Kamis (05/03) membahas sejumlah permasalahan, baik yang terkait dengan bidang perhubungan maupun komunikasi dan informatika. Beberapa permasalahan dalam bidang komunikasi dan informatika turut menjadi perhatian peserta rapat forum ini.

 

Diawal pemaparan, Kepala Dinas Hubkominfo Kabupaten Tegal, Drs Kushartono HR mengatakan bahwa alokasi anggaran untuk urusan wajib komunikasi dan informatika ini masih kecil yaitu sebesar Rp 800 juta. Dari anggaran sebesar itu, masih dibagi lagi untuk Bidang TI Pos dan Telekomunikasi dan Bidang Diseminasi Informasi dan Kemitraan Media. “Dinas Hubkominfo Kabupaten Tegal adalah SKPD yang membawahi urusan wajib perhubungan dan komunikasi dan informatika. Untuk alokasi anggaran (bidang) perhubungan sudah besar, sedangkan yang masih kecil adalah di (bidang) Kominfo,” kata Kushartono.

 

“Bidang Teknologi Informasi Pos dan Telekomunikasi menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sampai Rp 1,5 Milyar per tahun. Akan tetapi alokasi anggaran untuk bidang ini sebesar Rp 250 juta saja. Tentu tidak sebanding dengan capaian kinerja dari bidang yang dikomandani Pak Saeful ini,” jelas Kushartono, yang juga merupakan Ketua YAUMI Kabupaten Tegal.

 

Dikesempatan yang sama, Drs Saeful Mizan, Kepala Bidang TI Pos dan Telekomunikasi memaparkan sejumlah permasalahan fasilitas yang dimiliki bidang TI ini. “Kami menyumbang PAD yang tidak kecil, akan tetapi fasilitas masih sangat kurang. Untuk laboratorium komputer saja kami tidak memiliki komputer dan kursi, hanya tersedia meja saja,” jelas Saeful. Lebih jauh Saeful menjelaskan bahwa pelatihan TIK untuk perangkat desa di 281 desa yang dilaksanakan oleh bidang TI malah tidak didukung dengan dana dari APBD.

 

“Kami sampai meminta-minta kepada PT Telkom Cabang Slawi untuk menyediakan laptop dan snack dalam rangka pelatihan TIK untuk perangkat desa tahun 2014 kemarin,” kata Saeful. Menanggapi keluhan Saeful, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tegal, Subekhi mengatakan bahwa Komisi I menampung aspirasi dari SKPD yang ada di bawah naungan Komisi I. “Kami sudah meninjau kondisi laboratorium komputer, dan memang hanya tersedia meja saja. Oleh karena itu, mengingat capaian dari retribusi menara yang besar perlu didukung fasilitas TIK yang memadai,” kata Subkehi.

 

Lebih lanjut Subkehi menjelaskan bahwa upaya yang dilakukan oleh bidang TI dalam memberdayakan perangkat desa perlu ditingkatkan. Apalagi desa mendapatkan dana yang besar. Oleh karena itu pengusulan anggaran yang bermanfaat bagi masyarakat, tentu Komisi I siap mengawal sampai dengan pembahasan anggaran. (aji)



Old News